Friday, November 28, 2025

Jenenge Anak Kewan

Bahasa Jawa memiliki sebutan khusus bagi anak hewan yang berbeda dengan nama induknya. Nama-nama anak hewan dalam bahasa Jawa dikenal dengan arane anak kewan.

Saat mempelajari nama-nama hewan dalam bahasa Indonesia, tidak banyak istilah yang membedakan penyebutan anak hewan dan induknya. Seperti ketika menyebut sapi maka tidak ada sebutan khusus bagi anaknya, melainkan hanya disebut sebagai anak sapi.

Berbeda dengan bahasa Jawa, berbagai anak hewan dari jenis yang berbeda memiliki sebutan tersendiri yang dikenal sebagai arane anak kewan. Arane anak kewan yang berarti nama anak hewan digunakan dalam bahasa Jawa ketika sedang berbicara secara lisan maupun ketika membuat sebuah tulis.

Berikut adalah 90+ arane anak kewan atau nama anak hewan dalam bahasa Jawa yang dikutip dari buku 'Baboning Pepak Basa Jawa' karya Budi Anwari.

  1. Anak angrang (semut merah) jenenge: kroto

  2. Anak asu (anjing) jenenge: kirik

  3. Anak ayam alas (ayam hutan) jenenge: bekisar

  4. Anak babi jenenge: gembluk

  5. Anak bandeng jenenge: nener

  6. Anak bantheng jenenge: wareng

  7. Anak banyak (angsa) jenenge: blengur

  8. Anak baya (buaya) jenenge: krete

  9. Anak bebek jenenge: meri

  10. Anak bethik jenenge: menter

  11. Anak blanak jenenge: sendha

  12. Anak brati jenenge: tongki

  13. Anak budheng (lutung) jenenge: kowe

  14. Anak bulus jenenge: ketul

  15. Anak cacing jenenge: lur

  16. Anak cecak (cicak) jenenge: sawiyah

  17. Anak celeng (babi hutan) jenenge: genjik

  18. Anak coro (kecoak) jenenge: mendhet

  19. Anak dara jenenge: piyik

  20. Anak dhorang jenenge: tamper

  21. Anak emprit (burung bondol) jenenge: indhil

  22. Anak gagak jenenge: engkak

  23. Anak gajah jenenge: bledug

  24. Anak gangsir (jangkrik besar) jenenge: clondho

  25. Anak garangan jenenge: rase

  26. Anak garengpung (tonggeret) jenenge: drungkuk

  27. Anak gemak jenenge: drigul

  28. Anak glatik jenenge: cecrekan

  29. Anak gundik jenenge: laron /rayap

  30. Anak iwak (ikan) jenenge: beyong

  31. Anak jangkrik jenenge: cendholo

  32. Anak jaran (kuda) jenenge: belo

  33. Anak kadal jenenge: tobil

  34. Anak kakap jenenge: caplek

  35. Anak kalajengking jenenge: ketupa

  36. Anak kancil jenenge: kenthi

  37. Anak kebo (kerbau) jenenge: gudel

  38. Anak kethek (monyet) jenenge: munyuk/kenyung

  39. Anak kecapung jenenge: jenthit

  40. Anak kemangga (laba-laba) jenenge: ceriwi

  41. Anak kepik jenenge: mreki

  42. Anak kidang (kijang) jenenge: kompreng

  43. Anak kimar (keledai) jenenge: kedah

  44. Anak kinjeng (capung) jenenge: senggutru

  45. Anak kinjeng dom (capung jarum) jenenge: undur-undur

  46. Anak kintel (belentung) jenenge: kenthus

  47. Anak kodhok jenenge: precil

  48. Anak kumbang jenenge: engkuk

  49. Anak kunang jenenge: endrak

  50. Anak kremi (cacing) jenenge: racek

  51. Anak kucing jenenge: cemeng

  52. Anak keong/kul jenenge: krikik

  53. Anak kupu jenenge: enthung/uler

  54. Anak kura jenenge: laos

  55. Anak kutuk (ikan gabus) jenenge: koncelan/kotesan

  56. Anak kwangwung (kumbang tanduk) jenenge: gendhot

  57. Anak laler (lalat) jenenge: singgat/set

  58. Anak nyamuk jenenge: jenthik

  59. Anak lawa (kelelawar) jenenge: kampret

  60. Anak lele jenenge: jabrisan

  61. Anak lemut (nyamuk) jenenge: uget-uget

  62. Anak lintah jenenge: pacet

  63. Anak linsang jenenge: beles

  64. Anak lodan jenenge: jengkelong

  65. Anak lutung jenenge: kenyung

  66. Anak luwak jenenge: kuwuk

  67. Anak luwing (kaki seribu) jenenge: gonggo

  68. Anak macan jenenge: gogor

  69. Anak manuk (burung) jenenge: piyik

  70. Anak menjangan (rusa) jenenge: kompreng

  71. Anak menthok (itik serati) jenenge: minthi

  72. Anak merak jenenge: uncung

  73. Anak nyambik (biawak) jenenge: slira

  74. Anak pe jenenge: genyong

  75. Anak pleting jenenge: jaringan

  76. Anak pitik (ayam) jenenge: kuthuk

  77. Anak sapi jenenge: pedhet

  78. Anak sembilang jenenge: lenger

  79. Anak singa jenenge: dibal

  80. Anak tawon jenenge: gana

  81. Anak tekek (tokek) jenenge: celolo

  82. Anak tombro jenenge: bokol

  83. Anak tikus jenenge: cindhil

  84. Anak tuma (kutu) jenenge: kor

  85. Anak tongkol jenenge: cekethik/cengkik

  86. Anak ula (ular) jenenge: ucet/kisi

  87. Anak urang (udang) jenenge: grago

  88. Anak wedhus (kambing) jenenge: cempe

  89. Anak wader jenenge: sriwet

  90. Anak welut (belut) jenenge: udhet

  91. Anak wagal (patin) jenenge: jendhil

  92. Anak walang (belalang) jenenge: dhogol

  93. Anak warak jenenge: plencing

  94. Anak yuyu (kepiting) jenenge: beyes

  95. Anak ampal jenenge: embug

Tuesday, November 25, 2025

NEWS ITEM

 Pengertian News Item Text

News item text adalah jenis tulisan yang memberikan informasi teraktual mengenai kejadian yang penting untuk diberitakan.

Mengutip dari British Course, dalam bahasa Inggris, news item text is a text which informs readers about events of the day. The events are considered newsworthy or important.

Dari dua pengertian di atas, kurang lebih maknanya sama, ya. News item text atau teks berita bahasa Inggris akan menyampaikan informasi kepada pembaca mengenai suatu kejadian penting yang baru saja berlangsung berdasarkan fakta.

Sebenarnya, news item dibedakan menjadi dua, yaitu 

1. news item yang disampaikan secara tulisan (text) dan news item yang disampaikan secara lisan.Kalau news item tulisan atau teks, biasanya sering kita temui di koran, majalah, atau tabloid. 

2. news item lisan akan kita dengarkan melalui televisi, radio, hingga platform seperti YouTube.


Tujuan News Item Text

News item text bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca atau pendengar. The purpose of news item text is to inform the readers about newsworthy events of the day.

Biasanya, news item text akan memberikan informasi mengenai peristiwa terbaru/terkini dan faktual. Dengan begitu, masyarakat bisa selalu update mengenai kejadian di suatu tempat.

Struktur News Item Text

Seperti jenis teks lainnya, news item text tentunya juga memiliki struktur yang menyusun semua elemen-elemennya. Struktur news item text (generic structure of news item text) terdiri dari tiga bagian, yaitu main event/newsworthy event (Kejadian inti), background event/elaboration (latar belakang peristiwa), dan source (sumber). Terus, masing-masing bagian tersebut gimana tuh penjelasannya?

1. Main Event/Newsworthy Event (kejadian inti)

Struktur news item text yang pertama adalah main event. Nah, yang dimaksud dengan main event/newsworthy event adalah inti berita. Main event tersebut menjelaskan ringkasan berita yang akan dijelaskan.

2. Background Event/Elaboration (latar belakang peristiwa)

Lalu, bagaimana dengan background event/elaboration? Background event/elaboration menceritakan secara rinci mengenai latar belakang kejadian tersebut.

Detail yang harus kamu cantumkan di bagian ini adalah pelaku, lokasi, waktu kejadian, pihak-pihak lain yang terlibat, dan latar belakang terjadinya kejadian.

3. Sources (sumber)

Terakhir adalah sources. Dalam menulis news item text, jangan lupa untuk mencantumkan sumber, ya! Dalam bahasa Inggris, sumber disebut dengan source. Sumber yang dimaksud di sini bisa merupakan pernyataan, komentar, atau pendapat dari pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut.


Kaidah Kebahasaan News Item Text

Nah, secara garis besar, ada tiga kaidah kebahasaan yang dimiliki news item text. Apa saja, ya? Yuk, simak di bawah ini!

1.  Menggunakan Action Verbs

Action verbs adalah kata kerja yang menunjukkan aksi (action) yang dilakukan oleh Subjek dan terlihat oleh orang lain. Contoh action verbs, antara lain study, play, run, eat, sleep, dan masih banyak lagi. Action verbs bisa disebut juga dengan dynamic verbs. Pada news item text, kita akan sering menggunakan action verbs, misalnya pada kalimat ini:

Ginting and Kevin are playing badminton in Tokyo Olympics 2020.

(Ginting dan Kevin sedang bertanding badminton pada Olimpiade Tokyo 2020).

Nah, pada kalimat tersebut, terdapat action verb, yaitu playing badminton yang dilakukan oleh Subjek –> Ginting dan Kevin.

2. Menggunakan Saying Verbs

Saying verbs adalah kata kerja yang identik terjadi saat percakapan (saying). Biasanya, saying verbs akan mencantumkan hasil percakapan antara wartawan atau si pembawa berita dengan narasumber. Contohnya:

Head of the local search and rescue agency, Wayan Suyatna said that, “So far, 34 people have died and 16 are still being searched”.

(Kepala SAR setempat, Wayan Suyatna mengatakan, “Sampai saat ini, 34 orang tewas dan 16 masih dalam pencarian”).

3. Menggunakan Present Tense

News item text biasanya ditulis menggunakan kaidah simple present tense karena informasi yang disampaikan masih baru/hangat dan bersifat penting (urgent). Selain itu, news item text ditulis dengan simple present tense untuk menggambarkan kejadian yang masih berlangsung hingga saat ini. Namun, tidak jarang juga, news item text ditulis menggunakan simple past tense. Karena, berita baru ditulis saat peristiwa sudah terjadi.

Contoh News Item Text

Okeh! setelah membahas mengenai pengertian, tujuan, struktur, dan kaidah kebahasaan news item text, sekarang kita lihat contoh news item text singkat berikut ini, yuk!


Death Toll from Indonesia’s Volcano Eruption Climbs to 34

Search and rescue operations are still under way to find 16 people missing after the eruption of Java’s Mount Semeru. The death toll from the eruption on Saturday of the highest volcano on Indonesia’s Java island has risen to at least 34, local officials said, and rescue operations are still under way. Mount Semeru, in the Lumajang district of East Java province, spewed thick columns of ash more than 12,000 metres (40,000 feet) into the sky, with searing gas and lava flowing down its slopes after the sudden eruption. The disaster left entire streets filled with mud and ash, swallowing homes and vehicles in several villages.

“So far, 34 people have died and 16 are still being searched [for],” Wayan Suyatna, head of the local search and rescue agency, told state media on Tuesday, raising an earlier death toll of 14. He added that nearly 3,700 people have been evacuated from the affected area.

Rescuers have been battling dangerous conditions since the eruption, searching for survivors and bodies in the volcanic debris, wrecked buildings and destroyed vehicles. Search crews deployed dogs on Tuesday to aid the operation.

Mount Semeru has remained active since Saturday, with small eruptions keeping emergency workers and residents on edge. On Tuesday, there were three small eruptions, each spewing ash about a kilometre (3,300 feet) into the sky, authorities said. Officials have advised locals not to travel within 5km (3.1 miles) of Semeru’s crater, as the nearby air is highly polluted and could affect vulnerable groups.

Indonesia, an archipelago of more than 270 million people, is prone to earthquakes and volcanic activity because it sits along the Pacific “Ring of Fire”, a horseshoe-shaped series of fault lines.(This article was published in Al Jazeera Creative Commons)


Translation! 

Korban Tewas Akibat Letusan Gunung Api di Indonesia Naik Menjadi 34 Jiwa

Operasi pencarian dan penyelamatan masih dilakukan untuk menemukan 16 orang hilang setelah letusan Gunung Semeru di Jawa. Gunung berapi tertinggi di pulau Jawa ini, meletus pada hari sabtu dan korban tewas telah meningkat menjadi 34 jiwa, kata pejabat setempat. Hingga saat ini operasi penyelamatan masih berlangsung.

Gunung Semeru, di kabupaten Lumajang provinsi Jawa Timur, memuntahkan abu tebal setinggi lebih dari 12.000 meter (40.000 kaki) ke langit, dengan gas yang membakar dan lava mengalir menuruni lerengnya setelah meletus secara tiba-tiba. Bencana tersebut membuat seluruh jalan dipenuhi lumpur dan abu, menelan rumah dan kendaraan di beberapa desa.

“Sejauh ini, 34 orang telah meninggal dan 16 masih dalam pencarian,” Terang Wayan Suyatna, kepala badan pencarian dan penyelamatan lokal kepada media pemerintah pada hari Selasa. Keterangan tersebut menambah jumlah korban tewas sebelumnya sebanyak 14 jiwa. Dia menambahkan bahwa hampir 3.700 orang telah berhasil dievakuasi dari daerah yang terkena dampak.

Tim penyelamat telah berjuang melawan kondisi berbahaya sejak letusan, mencari korban dan mayat di puing-puing vulkanik, bangunan yang rusak dan kendaraan yang hancur. Kru pencarian mengerahkan anjing pelacak pada hari Selasa untuk membantu operasi penyelamatan.

Gunung Semeru tetap aktif sejak Sabtu, dengan letusan kecil yang membuat waspada seluruh pekerja dan penduduk di daerah sekitar kaki gunung. Pada hari Selasa, ada tiga letusan kecil, masing-masing memuntahkan abu setinggi satu kilometer (3.300 kaki) ke langit, kata pihak berwenang. Pejabat telah menyarankan penduduk setempat untuk tidak melakukan perjalanan dalam jarak 5 km (3,1 mil) dari kawah Semeru, karena udara di dekatnya sangat tercemar dan dapat mempengaruhi kelompok rentan.

Indonesia, Negara kepulauan berpenduduk lebih dari 270 juta orang, rentan terhadap gempa bumi dan aktivitas vulkanik karena (secara geografis terletak di sepanjang “Cincin Api” Pasifik, rangkaian garis patahan berbentuk tapal kuda.(Artikel ini dimuat di Aljazeera Creative Commons)

Bagaimana? Sudah lebih paham, kan mengenai News Item Text?

News Item Text: Pengertian, Tujuan, Struktur, & Contoh

Wednesday, November 19, 2025

Sejarah Konggres Pemuda

Awal mula diadakannya Kongres Pemuda adalah munculnya semangat nasionalisme di kalangan pemuda sejak awal abad ke-20, yang mendorong berbagai organisasi kedaerahan seperti Jong Java dan Jong Sumatra untuk berkumpul dan membahas persatuan bangsa. Pertemuan penting ini kemudian terwujud dalam dua kongres, yaitu Kongres Pemuda I (1926) untuk membahas strategi perjuangan, dan Kongres Pemuda II (1928) yang puncaknya adalah lahirnya Sumpah Pemuda.
  • Munculnya kesadaran nasional: Setelah berdirinya Budi Utomo tahun 1908, muncul banyak organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan dengan semangat yang sama, yaitu membangun kesadaran nasional dan memperjuangkan nasib bangsa.
  • Perlunya persatuan: Organisasi-organisasi ini perlahan menyadari bahwa mereka perlu bersatu untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yaitu kemerdekaan Indonesia.
  • Dorongan dari PPPI: Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) menjadi salah satu motor penggerak yang mendorong pertemuan-pertemuan ini dan memfasilitasi Kongres Pemuda.
  • Tujuan awal: Kongres Pemuda I yang diadakan pada 30 April - 2 Mei 1926 bertujuan untuk membahas strategi perjuangan, peran perempuan dan agama, serta pentingnya bahasa persatuan, seperti dilansir GramediaCNN Indonesia, dan detikcom.
  • Puncak dari perjuangan: Kongres Pemuda II pada 27-28 Oktober 1928 menjadi puncak dari upaya persatuan ini, yang akhirnya berhasil mengikrarkan Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa bersejarah yang menandai lahirnya semangat persatuan bangsa Indonesia. Ikrar ini lahir dari kesadaran para pemuda bahwa perjuangan kemerdekaan tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan harus melalui persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa.

Namun, di balik lahirnya Sumpah Pemuda, terdapat peran besar berbagai organisasi pemuda yang menjadi pelopor dan pencetus gerakan kebangsaan. Melalui kerja sama lintas daerah dan suku, mereka berhasil meletakkan dasar bagi terbentuknya identitas nasional Indonesia.

Awal Mula Gerakan Pemuda di Indonesia

Pada awal abad ke-20, semangat nasionalisme mulai tumbuh di kalangan pelajar dan kaum terpelajar pribumi. Setelah berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908, muncul berbagai organisasi pemuda di berbagai daerah dengan semangat yang sama: membangun kesadaran nasional dan memperjuangkan nasib bangsa.

Meskipun awalnya bersifat kedaerahan, organisasi-organisasi tersebut perlahan menyadari pentingnya persatuan antar daerah untuk mencapai kemerdekaan.

Organisasi-Organisasi Pencetus Sumpah Pemuda

Berikut beberapa organisasi penting yang berperan besar dalam penyelenggaraan Kongres Pemuda II tahun 1928, yang kemudian melahirkan Sumpah Pemuda:

1. Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI)

Organisasi ini menjadi penggagas utama Kongres Pemuda II. Didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Jakarta dan kota besar lainnya, PPPI memiliki tujuan memperkuat rasa kebangsaan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Tokoh pentingnya antara lain Soegondo Djojopoespito (ketua kongres) dan W.R. Supratman, pencipta lagu “Indonesia Raya”.

2. Jong Java

Didirikan pada tahun 1915, Jong Java merupakan salah satu organisasi pemuda terbesar saat itu. Awalnya organisasi ini fokus pada kebudayaan dan pendidikan masyarakat Jawa, namun kemudian berkembang menjadi wadah pembinaan semangat kebangsaan. Tokohnya antara lain R. Satiman Wirjosandjojo dan Soerjono

3. Jong Sumatra Bond

Organisasi ini beranggotakan pemuda-pemuda dari Sumatra, seperti Mohammad Yamin, yang menjadi salah satu tokoh sentral dalam perumusan naskah Sumpah Pemuda. Jong Sumatra Bond aktif mendorong semangat nasionalisme di kalangan pelajar Sumatra dan berperan dalam penyatuan visi antar daerah.

4. Jong Ambon

Dibentuk oleh pemuda-pemuda dari Maluku, Jong Ambon berperan dalam memperluas semangat persatuan lintas etnis dan agama. Mereka ikut serta dalam kongres dengan tekad bahwa kemerdekaan harus diperjuangkan bersama seluruh rakyat Indonesia.

5. Jong Celebes (Sulawesi)

Organisasi pemuda asal Sulawesi ini menanamkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda di Indonesia Timur. Anggotanya ikut aktif dalam Kongres Pemuda II, menunjukkan bahwa semangat persatuan tidak hanya datang dari Jawa dan Sumatra, tetapi juga dari wilayah timur Indonesia.

6. Jong Batak dan Jong Islamieten Bond (JIB)

  • Jong Batak didirikan oleh pemuda-pemuda dari Tapanuli dan daerah sekitarnya, dengan tujuan mempererat hubungan antar pemuda di wilayah Batak dan memperjuangkan pendidikan.

  • Jong Islamieten Bond (JIB) merupakan organisasi pemuda Islam yang menekankan nilai-nilai moral, persaudaraan, dan perjuangan berdasarkan ajaran Islam. Tokoh pentingnya adalah Raden Mas Haji Sjafruddin Prawiranegara.

7. Pemuda Kaum Betawi

Sebagai tuan rumah Kongres Pemuda II di Jakarta, organisasi ini turut berperan dalam penyelenggaraan acara serta menunjukkan semangat keterbukaan dan solidaritas antar suku di ibu kota.

Persatuan yang Melahirkan Sumpah Pemuda

Kongres Pemuda II yang digelar pada 27–28 Oktober 1928 mempertemukan semua organisasi di atas dalam satu forum. Dari kongres inilah lahir kesepakatan monumental yang menyatukan berbagai suku, bahasa, dan organisasi ke dalam satu tekad:

Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa Indonesia.

Ikrar tersebut menjadi fondasi persatuan nasional yang kemudian menginspirasi perjuangan kemerdekaan Indonesia di tahun-tahun berikutnya.

Peran organisasi-organisasi pemuda dalam melahirkan Sumpah Pemuda menunjukkan bahwa persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Para pemuda saat itu mampu mengesampingkan perbedaan dan bekerja sama demi tujuan bersama: kemerdekaan dan kejayaan Indonesia.

Dikutip dari web: KPU Kab Yalimo

Sunday, November 16, 2025

Reservation in the Restaurant, Hotel and Travel Agency

 Reservation in the Restaurant, Hotel and Travel Agency

Special Expressions in making a reservation in the Travel agency, Restaurant, and hotel                                          

1.

We

would like to reserve 
Business class
Night flight
Return ticket

a single ticket to Jakarta


2.


I
would like
want
am going
am supposed 


to book  a double room


for this weekend
3.
Could 
Can  May Should
I / We
Reserve
a table for two for lunch ?


4.

Could

I / we

make reservation for a week
my traveling to Bali ?
trip to Manado next week ?
journey to Lombok island tomorrow ?
5.
Can
I / we
book a train seat
for this afternoon ?



Some expressions in the Restaurant, hotel and Travel agency
At the Restaurant
Waiter/waitress
Customer
-May I help you !
-What would you like to order ?
-Are you ready to order ?
-Would you care for a drink before dinner ?
-May I take your order, please !
-How would you like your meat? rare, medium or well done
-Anything to drink ?                       
-Vegetables !
-Is everything all right here !
-anything else ?
-Just a minute !Here you are.
-we haven`t decided yet.
-We are ready to order now. I`d like……
-Excuse me, could we have some more !
-May I have the bill. Please!
-Everything is delicious here
-Pass me the salt, please!
-How much does it cost ?
-What is the price of…….


At the Hotel
Receptionist
Customer
-  May I help you, sir/madam !
- This is reservations
- Welcome to our hotel.
- For single or double room?
- There are standard and deluxe with balcony room, here
- I beg your pardon Sir !
- Could you spell your first name, please?
- May I have your ID card, sir/madam!
- When do you plan for check in/ check out!
- Have a nice stay, Sir/Madam.
- Here is your key.
- Would you like some help with your luggage?
- Please, check your bill.
-  Excuse me!
- I want to make reservation for single room.
- I plan to check in tomorrow and stay for a week,
- What kind of facilities here?
- What is the rate for single bedroom ?
- What`s the check out time ?

At the Travel Agency
Receptionist
Customer
-  May I help you, sir/madam !
- We have five flight a week, in the morning at 7.15 AM
- Do you want to exchange the tickets ?
- Adi Sumarmo is for the domestic flight only.
- To abroad flight, you can fly from Sukarno Hatta
- What can I do for you, Sir/Madam?
- Would you like to take a seat, please?
- Can I get you something to drink?
- Just a moment, please.

-  I`d like to make a booking for three
persons of Garuda flight to Singapore
- Are there still seats available ?
- Could I have a flight ticket to Singapore?
- How many flight do you have to Singapore, a week ?
- Do you stop over Batam ?

Exercise 1
Practice  in pairs and translate into Indonesian

IN THE RESTAURANT

WAITER          : Good Evening sir, welcome to our restaurant.
GUEST             : Good Evening!
WAITER          : Please be seated, I’m just bringing a glass of water for you.
GUEST             : Thanks!
WAITER          : What would you like to have sir ?
GUEST             : What’s your specialty ?
WAITER          : We are known for a delicious Chinese food.
GUEST             : Please bring one plate Manchurian with Fried Rice.
WAITER          : Kindly wait, your order will be delivered within 5-10 minutes.
GUEST             : OK.
WAITER          : (After Five Minutes) Here is your order sir.
GUEST             : Please bring one Coke also.
WAITER          : Yes sir.
GUEST             : (After having the meal) The food was quite good and your service also.
WAITER          : Thanks a lot!
GUEST             : Please bring the bill.
WAITER          : Here is the bill sir.
GUEST             : This is your bill and tip also.
WAITER          : Thank you, please do visit next time and have very wonderful night.
GUEST             : I will.

Exercise 2
Practice in pairs and translate into good English !

A : Permisi,  bisakah saya memesan 4 kamar untuk dua minggu?
B : Oh., tentu. Berapa lama anda akan disini ?
A : Bolehkah kami mengetahui harga ticket ke Bali, Pak ?
B : Tentu, Maaf . pesawat apa yang anda ingin ?
A : Dapatkah saya buat pesanan untuk perjalanan dengan kereta api  eksekutif ke Jakarta, minggu depan?
B : Ya. Boleh tahu nama dan alamat anda ? 
A : Omong-omong, berapa tarip per malam, di hotel ini ?
B : Tarip per malam 200.000 dengan pajak 21 %
A : Saya telah mendaftar untuk konperensi di hall hotel ini.
B : Maaf Pak. Kapan anda memesannya ?


Exercise 3
Translate into good English !

1.      Kami akan memesan satu meja untuk makan malam 
2.      Berapa harga tiket kereta api kelas exekutif  ke Bandung ?
3.      Bisakah kami memesan kamar untuk hari Minggu ?
4.      Apakah yang ingin anda pesan, nona?
5.      Bisakah anda mengisi surat pemesanan ini?
6.      Berapa lama anda akan menginap di  “Setyaki hotel”
7.      Permisi, bisakah saya membayar dengan kartu kredit ?
8.      Permisi Pak, Dimana kamar mandi?
9.      Apakah ada masjid dekat restoran ini?
10.  Dimana  ruangan untuk  makan siang ?

Exercise 4
In pairs, makes short dialogue with the situation below
you call one of the hotel, to make a reservation and your friend as the receptionist answer the phone

Exercise 5
Makes a simple dialogue based on this situations, below ! choose one of the situation, then practice ! groups

you reserve  some rooms for your colleague for 3 days, you will have a meeting, dinner, and sport
you reserve a travel to railway station. Your family will  go to Bandung next Sunday morning.
you are in the restaurant. Reserve some food for dinner with your friends

Wednesday, November 12, 2025

Pembahasan masa Pergerakan Nasional


1. Jelaskan hubungan antara kebijakan politik etis dengan pergerakan nasional Indonesia!

Jawaban:
Kebijakan Politik Etis atau Etische Politiek adalah kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20 sebagai “balas budi” kepada rakyat Indonesia. Isi kebijakan ini mencakup tiga program utama, yaitu:

  1. Irigasi (pengairan) – untuk meningkatkan pertanian rakyat.

  2. Emigrasi – untuk pemerataan penduduk.

  3. Edukasi (pendidikan) – memberikan kesempatan pendidikan bagi pribumi.

Dari ketiga program tersebut, pendidikan memiliki dampak besar terhadap munculnya pergerakan nasional Indonesia. Pendidikan melahirkan kaum terpelajar pribumi (intelektual) yang mulai sadar akan ketidakadilan kolonial dan mulai berjuang untuk kemerdekaan. Jadi, hubungannya adalah:

Politik Etis → membuka akses pendidikan → lahir kaum terpelajar → tumbuh kesadaran nasional → munculnya organisasi pergerakan nasional.

2. Jelaskan peran pers dalam perjuangan pergerakan nasional Indonesia!

Jawaban:
Pers (surat kabar dan majalah) memiliki peran sangat penting dalam perjuangan nasional, yaitu sebagai alat penyebar informasi, pendidikan politik, dan pembangkit semangat nasionalisme.
Beberapa perannya antara lain:

  • Menyebarkan ide-ide kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran nasional.

  • Mengkritik kebijakan pemerintah kolonial yang merugikan rakyat.

  • Menghubungkan organisasi-organisasi pergerakan dan menyatukan rakyat dari berbagai daerah.

  • Menjadi media komunikasi dan propaganda perjuangan.

Contoh surat kabar perjuangan:

  • Medan Prijaji (oleh Tirto Adhi Soerjo)

  • Oetoesan Hindia (oleh Sarekat Islam)

  • De Expres (oleh Douwes Dekker)

  • Hindia Baroe, dan lainnya.

3. Sebutkan organisasi-organisasi Pergerakan Nasional Indonesia, dan siapa tokohnya!

Jawaban:
Berikut beberapa organisasi penting dalam pergerakan nasional beserta tokohnya:

NoOrganisasiTahun BerdiriTokoh Utama
1Budi Utomo1908Dr. Soetomo, Wahidin Soedirohusodo
2Sarekat Islam (SI)1912Haji Samanhudi, H.O.S. Tjokroaminoto
3Indische Partij1912Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dr. Cipto Mangunkusumo
4Muhammadiyah1912K.H. Ahmad Dahlan
5Nahdlatul Ulama (NU)1926K.H. Hasyim Asy’ari
6Perhimpunan Indonesia (PI)1925Mohammad Hatta, Ali Sastroamidjojo
7Partai Nasional Indonesia (PNI)1927Ir. Soekarno
8Partai Indonesia (Partindo)1931Sartono
9Gerindo1937A.K. Gani, Mohammad Yamin

 

4. Sebutkan faktor internal dan eksternal munculnya pergerakan nasional Indonesia!

Jawaban:

1. Faktor Internal:

  • Penderitaan rakyat akibat penjajahan Belanda.

  • Timbulnya kesadaran nasional di kalangan kaum terpelajar.

  • Kenangan akan kejayaan kerajaan-kerajaan Nusantara (Majapahit, Sriwijaya).

  • Munculnya golongan terpelajar pribumi hasil Politik Etis.

  • Peran media massa yang menyebarkan ide-ide kemerdekaan.

2. Faktor Eksternal:

  • Pengaruh Pergerakan Nasional di Asia dan Dunia, seperti kemerdekaan India, Filipina, dan kebangkitan Jepang (Restorasi Meiji).

  • Kemenangan Jepang atas Rusia (1905) yang menunjukkan bangsa Asia bisa menang atas bangsa Eropa.

  • Paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, dan sosialisme dari Eropa.

  • Berkembangnya komunikasi global dan munculnya organisasi internasional.


5. Tokoh Pergerakan Nasional dari Madiun


RM.Haji Oemar Said Tjokroaminoto (Ponorogo, 16 Agustus 1882 – 17 Desember 1934),salah satu pemimpin Sarekat Dagang Islam, Ketua Sarekat Islam (SI). melahirkan berbagai macam ideologi bangsa Indonesia pada masa itu. Rumahnya sempat dijadikan rumah kost para pemimpin besar untuk menimba ilmu, yaitu Sukarno, Muso dan Kartosuwiryo.


RM. Abikoesno Tjokrosoejoso, Ponorogo,15 Juni 1897 – 11 November 1968 adalah salah satu bapak pendiri Republik Indonesia dan penandatangan konstitusi. Panitia Sembilan yang merancang pembukaan UUD 1945 (dikenal sebagai Piagam Jakarta). Setelah meninggalnya HOS Tjokroaminoto yg merupakan kakaknya, pada 17 Desember 1934, Abikoesno mewarisi jabatan sebagai pemimpin Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII).Setelah kemerdekaan, ia menjabat sebagai Menteri Perhubungan dalam Kabinet Presidensial pertama Soekarno dan juga menjadi penasihat Biro Pekerjaan Umum.


Prof. Mr. Sunario Sastrowardoyo (Uteran, Madiun, 28 Agustus 1902 – 18 Mei 1997) adalah salah satu tokoh Indonesia pada masa pergerakan kemerdekaan Indonesia dan pernah menjabat sebagai pengurus Perhimpunan Indonesia di Belanda.Sunario adalah salah satu tokoh yang berperan aktif dalam dua peristiwa yang menjadi tonggak sejarah nasional Manifesto 1925 dan Konggres Pemuda II (sumpah pemuda)


Dr. KRT. Radjiman Wedyodiningrat, pahlawan nasional Indonesia, dokter di Keraton Surakarta pada saat Paku Buwono X (Yogyakarta, 21 April 1879-Widodaren,20 September 1952) adalah:

- Boedi Oetomo

- BPUPKI pada tahun 1945 Pada tanggal 9 Agustus 1945, sehari setelah serangan bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Radjiman bersama dengan tokoh nasionalis Soekarno dan Mohammad Hatta diterbangkan ke Saigon untuk bertemu dengan Marsekal Lapangan Hisaichi Terauchi.Uraian Bung Karno tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia ini kemudian ditulis oleh Radjiman selaku ketua BPUPKI dalam sebuah pengantar penerbitan buku Pancasila yang pertama tahun 1948 di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Terbongkarnya dokumen yang berada di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.


Dr. Soeradji Tirtonegoro lahir pada 1887 di Desa Uteran, Madiun. tokoh kebangkitan nasional yang menjadi salah satu pendiri Budi Utomo. Dijadikan nama RS. Di Klaten karena jasa nya dalam penanggulangan penyakit pes pada waktu sebelum kemerdekaan.


Ki Hadjar Hardjo Oetomo
Lahir di Kota Madiun,1903 dan meninggal 13 April 1952 dimakamkan di Pilangbango Madiun. Budi Oetomo, Syarekat Islam, dan Taman Siswa. Selain bergabung dengan organisasi tersebut, Ki Hadjar Hardjo Oetomo juga mendirikan organisasi pencak silat SH Pemuda Sport Club (SH-PSC) yang kemudian berubah menjadi Persaudaraan Setia Hati Terate. Di bidang ekonomi untuk membantu masyarakat lepas dari penindasan 'lintah darat', ia mendirikan perkumpulan Harta Djaja semacam koperasi.


Dirangkum dari Wikipedia dan beberapa web lainnya.






















Thursday, November 6, 2025

Sesorah/Tanggap Wacana

 Sesorah/Tanggap Wacana

1.Pangerten 
Sesorah yaiku micara gagasan utawa panemu sarana lisan ana ngarepe wong akeh. Sesorah ana ing Bahasa Indonesia jenenge pidato. Sesorah iku katindhaake ana ing acara formal.Sesorah katindakake wong jawa.utamane menawa ana upacara adat.Upacara adat kang butuhake acara sesorah yaiku :

a.Upacara mantenan jangkep.
b.Sunatan ( Supitan )
c.upacara nyadran, selamatan lan sapanunggalane.

2.Jenis Pidhato/Sesorah
a.miturut gunan, sesorah kabagi dadi pirang-pirang jinis, yaiku : sabdatama(sesorah tunggal),pambagyaharja(mahargya rawuhe tamu),tanggap wacana(sesorah kang kudu antuk tanggapan)
b.miturut ancase pidato
1.atur pambagya : sesorah kangge nampi rawuhipun para tamu,wonten ing acara menapa kemawon,umpaminipun:ing pahargyan (pesta),sukuran, lsp
2.pawarta utawi informasi
Informasi saget arupi palapuran utawi nyariosaken satunggale bab dhateng pamiarsa, pramila bab ingkang kawedharaken kedah gamblang/cetha.
Tuladha:sesorah ing rapat,promosi barang,lan sakpanunggalane.
3.atur panglipur/hiburan ( ancasipun supados ingkang mirengaken remen penggalihipun)
Tuladha:ing layatan, atut saking pambela sungkawa.
4.Pangajak
Ancasipun supados ingkang mirengake pitados.kapilut manahipun saengga purun nindakaken menapa ingkang dipunwedharaken.
Tuladha: Panyuluhan Kesehatan

3.Perangane Sesorah
Supados anggenipun sesorah saget runtut,prayogane mangerteni rantamane sesorah.rantamane sesorah yaiku :
A.Uluk Salam(kulanuwun, sugeng ndalu lan sanese )
B.Purwaka( puji syukur kagem gusti lan panuwun kagem para tamu)
C.Isi / wigatining atur ( ngandarake ancasing acara kang dipuntindakaken)
D.Pangarep - arep ( panyuwun utawi pangajeng - ajeng saking tiyang kang kagungan kersa dhateng para tamu )
E.Panutup(isi atur panuwun )

4.Cengkorongane Sesorah
Urutane Cengkorongan
a.salam pembuka ( ngucapake uluk salam)
b.purwaka(isine ucapan syukur)
c.isi/wigatining atur( bab apa wae kang badhe diaturaken )
d.pangarep - arep ( isine bab lang diauwunake marang para tamune umpamane donga lan pitutur.


Tuladha
Bab : Atur Pambagya “Supit”

Assalamualaikum wr wb
Sugeng Dalu para rawuh…

Dumateng Para Bapak Ibu, ingkang kula hormati. Ugi para rawuh sedaya Kakung saha putri ingkang Kula tresnani.

Kaping setunggal, mangga Kula panjenengan Kula derekaken sareng muji syukur dumateng ngersanipun Gusti ingkang murbeng dumadi Ingkang sampun maringi  rahmat lan kanikmatan dumateng kula lan panjenengan sedaya.

Kaping kalihipun Sholawat saha salam kunjuk dumateng Nabi agung Nabi Muhammad SAW.

Kaping tiganipun kula nyuwun agunging pangaksami amargi sampun wantun, matur wonten ngajeng panjenengan Sedaya.

Para rawuh ingkang Kula hormati, minangka sesulih saking Bapak ugi ibu, Kula ngaturaken Sugeng  rawuh wonten ing Gubuk kula menika, Kula nyuwun duka ingkang Ageng, mbok bilih wonten suguh utawi gupuh ingkang kirang mranani penggalih. 

Para rawuh ingkang Kula hormati, ancasipun panjenengan Sedaya dipun aturi rawuh wonten dalem mriki nggih menika , nyuwun pangestunipun ugi nyekseni anggenipun Adik Kula Nami : Surya Saputra ingkang sampun ngancik dewasa, nglampahi wajibing lare jaler, inggih menika Selam utawi Supit. Alhamdulillah, anggenipun Supit sampun paripurna, Mugi enggal pulih sarta angsal barokahipun Gusti ingkang murbeng dumadi. 

Para rawuh ingkang kula hormati, 
Cekap semanten, Kula matur, sak lajengipun, para rawuh dipun aturi, dahar kembul, sak wontenipun. Kawulo sumanggaaken, nuwun. 
Wassalamu'alaikum wr. WB. 


Pasrah Penganten Kakung
Bismillahirohmanirrohim, 
Assalamualaikum wr wb. 

Nuwun, kulanuwun.

     Kasugengan saha sih nugrahaning Gusti Ingkang Maha Asih mugi tansah kajiwa kasarira wonten ngarsa Panjenengan sedaya.
Para Pinisepuh tuwin para Sesepuh ingkang tansah kula bekteni.
Ibu-Bapak, para putri putra dalasan sagung kulawarga miwah para rawuh kakung sumawana putri ingkang tansah winantu ing suka basuki..
Mirungganipun katur dhumateng Panjenenganipun Bp. ................... (Paraga Tampi) ingkang jumeneng sumilih sariranipun Bp. ........................ (Ingkang Hamengku gati) sarimbit, ingkang winantu ing karaharjan.

     Sowan kula sapangombyong, sinaraya dening Bp. ................ (Kadang Besan) sekalian.
- Ingkang sepisan, Panjenenganipun Bp. ..................... (Kadang Besan)     
  kekalih ngaturaken kabar kawilujengan konjuk Panjenenganipun 
  Bp. ............... (Ingkang Hamengku gati) sekaliyan.
- Kaping kalih ; Panjenenganipun Bp. ................ (Kadang Besan) sekaliyan 
  ngaturaken salam taklimipun mugi katur ing ngarsanipun Bp. ............... 
  (Ingkang Hamengku gati) sarimbit.
- Kaping tiga ; Hanetepi rantaman ingkang gumathok saking para ingkang 
  nembe bebesanan, sowan kula sapangombyong kinen masrahaken 
  Penganten Kakung ingkang peparab : Bgs. ................... (Asma Penganten 
  Kakung) ingkang sampun kaijabaken kaliyan putra putrinipun.  
  Bp. ................. (Ingkang Hamengku Gati) ingkang apeparab pun Wr. 
  Ayu .................(Asma Penganten Putri). kados ingkang sampun rinancang 
  saha rinacik wontenipun dhaup adat Penganten sekaliyan.

     Menggah lampahing upacara panggihing penganten kula sumangga'aken dhumateng Panjenenganipun Bp. ...................... ( Ingkang Hamengku Gati) sekalian. Wondene Bp. ......................... (Kadang Besan) kekalih hamung nderek memuji dhumateng Gusti Ingkang Murbeng Dumadi, mugi tansah winantu saung karahayon, wilujeng nir ing sambekala. Kanthi pandonga mugi risang Penganten kekalih tansah atut runtut kados Kamajaya lan,Ratih, saget tinurutan ingkang sinedya, ngetrepi kekudanganipun tiyang sepuh.

     Kula ingkang tinanggenah nyowanaken Penganten Kakung, mbok bilih wonten cecer cewet tuwin kuciwaning atur, kiranging subasita, tandang tanduk tuwin tata krami ingkang wusananipun mboten ndadosaken sarjuning penggalih Panjenengan sedaya, kula dalah para pangaraking Penganten Kakung, nyuwun lumunturing sih samodra pangaksami.

Nuwun, maturnuwun.. 
Wa'alaikumussalam wr wb.


Sunday, October 19, 2025

Dasanama

Dasanama adalah persamaan istilah suatu kata dalam bahasa Jawa yang memiliki makna sama atau hampir serupa.

Kuning: Jenar, kaporanta, pita

Lanang : Jaler, jalu, priya, purusa, kakung

Langit: Boma, bomantara, akasa, antariksa, wiyat, wiyati, cakrawala, gagana, widik-widik, byoma, antarariya

Lintang: Kartika, sasa, sudama, tranggana, wintang

Macan:Mong, sardula, singa

Mangan:Boga, bukti, dhahar, madhang, nadhah, nedha

Manuk:Kaga, kukila, paksi, peksi

Manungsa:Jalma, jana, janma, manus, nara, wong

Mata:Aksi, eksi, mripat, pandulu, netra, soca

Mayit:Bangke, jisim, kunarpa, kuwanda, wangke, sawa

Buta:Asura, danuja, diyu, ditya, denawa, yaksa, kelana, raseksa, wil

Dalan:Marga, sopana, ênu, lêbuh, lurung, yana, hawan

Dewa:Absara, dewata, bathara, jawata, amara, rêsi-gana, hyang, widadara, nasa, sura

Gajah:Asti, dirada, èsthi, dwipangga, liman, dipa, diradha

Gawe:Makarya, ambangun, karya, kardi, karti, yasa

Geni:Agni, api, dahana, brama, pawaka, siking, guna, puyika, latu, puya

Getih:Ludira, rah, rudhira

Gunung:Aldaka, ancala, ardi, bukita, giri, meru, parwata, prabata, redi, wukir

Ibu:Biyang, biyung, indhung, puyengan, rena, wibi

Ireng:Cemeng, langking, kresna, jlitheng

Abang:Abrit, mbranang, dadu, jingga, merah, rekta

Alas:Wana, bana, tarataban, girang, lirang, utan, baga, wulusan, wêlahan, wanawasa, wanadri, jênggala, kênana

Anak:Suta, putra, sunu, yoga, siwi, wêka, tanaya, atmaja, siwaya, ja, patut, banu

Angin:Riwut, bajra, sindhung, anila, bayu, aliwawar, tata, barat, samirana, wirayang

Ati:Driya, galuh, kalbu, nala, panggalih, prana, tyas,

Awak:Angga, badan, raga.

Banyu:Her, warih, ranu, sindu, tirta, we, jala.

Bapak:Rama, sudarma, sudarmi, yasadarma, yayah

Bledheg:gludhug, grah, guntur, gumita, pater, thathit Bajra, erawati, gelap,

Bumi:Bawana, buwana, bantala, basundra, jagad, kisma, mandhala, pratiwi, pratala.

Iwak:Mina, jita, matswa, oti, wiyangga, mira, maswa

Jaran:Swa, aswa, turangga, wajik, undhakan, kalangkya

Jeneng:Bisikan, parab, juluk, têngran, sêbut, wêwangi, asma, sambat, têngêran

Kali:Bangawan, lepen, loh,narmada 

Kanca:Kanthi, rowang, rewang, graya, pasaya

Kayu:Kadi, kadya, lir, mimba, pendeh, pindha, yayah

Kebo:Maesa, misa, mundhing

Kembang:Kusuma, padma, puspita, sekar

 Kethek:Juris, kapi, munyuk, palwaka, pragosa, rewanda, wanara, wre

Kraton:Dhatulaya, kadhaton, kadhatun, pura, puri

Mati:seda Antaka, ngemasi, lalis, lampus, layon, lena, mancal donya, murud, padhem, palastra, pralaya, pralena

Misuwur:Kajanapriya, kajuwara, kalok-kaloka, kasub, kawarti, kasusra, kawentar, kondhang, kongas, kontap

Omah:Graha, griya, panti, wisma, yasa

Panah:Astra, bana, jemparing, naraca, sara, warastra

Pandhita:Ajar, dwija, dwijawara, maharsi, mahayeksi, muni, resi, suyati, wiku, wipra,

Perang:Bandayuda, jurit, laga, pupuh, rana, yuda

Pinter:Guna, lebda, limpad, nimpuna, putus, wasis, widagda, widura, wignya

Putih:Dwala, pingul, seta

Ratu:Aji, buminata, bumipati, dhatu, katong, naradipa, naradipati, narpa, narpati, narendra, nareswara, nata, pamasa, parameswara, raja, sri, sribupati

Rembulan:Badra, basanta, candra, lek, sasadara, sasangka, sasi, sitoresmi, sitengsu, wulan

Rambut:Rikma, weni, keswa, roma, sinom, jatha, rema

Segara:Ernawa, jalanidhi, jaladri, laut, samodra, tasik, udaya

Sedhih:Duhkita, kingkin, margiyuh, rimang, rudah, rudatin, rudatos, rudita, sungkawa, susah, tikbra, turida, wigena

Senapati:Bretyapati, hulubalang, narawara, senapatya

Sirah:Kumba, murda, mustaka, ulu, utamangga

Selamet: Basuki, raharja, rahayu, swasta, sugeng, yuwana, widada 

Srengenge:Arka, aruna, bagaskara, bagspati, baskara, dewangkara, pradangga, raditya, radite, rawi, surya,

Ula:Naga, sarpa, sawer, taksaka

Wadon:Dayinta, dyah, gini, juwita, kusuma, putri, retna, rini, wanita, wanodya, widawati

Weruh:Anon, myat, priksa, udani, uning, uninga, upiksa, wikan, wrin

Tuesday, October 7, 2025

Asking for Opinion and Giving Opinion - Analitycal Exposition

 Asking for Opinion 

Asking for Opinion in an Informal Situation

·       What do you think about …?            (Apa pendapatmu tentang…?)

·       What’s your opinion about…?          (Apa pendapatmu tentang…?)

·       How do you feel about…?                (Bagaimana perasaanmu tentang …?)

·       Any comments                                (Ada komentar?)

·       How about…?                                   (Bagaimana tentang…?)

·       I need your opinion about …            (Aku butuh pendapat kamu tentang …)

·       In your honest opinion…?                (Menurut pendapat jujur kamu …?)

Formal Situation

·       Would you give me your opinion on banning fast food in school?

·       Do you have any idea about banning fast food in school?

·       What is your view on banning fast food in school?

·       What do you think about banning smartphone in school?

Giving Opinion

·       According to me, ….

·       In my opinion, ….

·       I think that ….

·       I  agree / disagree about….